Resensi : Good Strategy Bad Strategy

strat

“Strategy without tactics is the slowlest route to victory, tactics without strategy is the noise before defeat.” ~ Sun Tzu

Segala sesuatu harus didahului dengan definisi. Jika sesuatu gagal didefinisikan, maka konsep dan segala turunan sesuatu itu akan bermasalah baik secara teori terlebih praktik.

Rumelt, salah seorang yang disebut sebagai ahli strateginya ahli strategi hari ini mengawali pembahasan di dalam bukunya tentang mendefinisikan strategi.

Salah paham dipelbagai kalangan yang gagal membedakan strategi dengan tujuan maupun visi diulas secara gamblang oleh Rumelt.

Diantaranya, Rumelt mendefinisikan strategi “adalah tentang bagaimana organisasi akan bergerak maju”.

Buku setebal 300-an halaman ini memang banyak mengulas perihal langkah – langkah baik yang berhasil maupun gagal perihal strategi suatu organisasi. Karyanya penuh dengan kisah – kisah nyata yang sering dialaminya secara langsung.

Beberapa poin yang penting untuk dapat diambil dari buku ini antara lain,

Strategi yang baik memiliki struktur logis inti (kernel) antara lain

  1. Diagnosis permasalahan
  2. Kebijakan penuntut
  3. Tindakan koheren

Strategi Buruk oleh Rumelt dapat diidentifikasikan dengan empat hal yakni

  1. Omong kosong
  2. Kegagalan untuk menghadapi tantangan
  3. Salah mengartikan tujuan sebagai strategi
  4. Sasaran strategi yang buruk

Salah satu hal menarik yang Rumelt ulas dalam karya yang disanjung sebagai salah satu rujukan para strategis ini adalah bagaimana dia menganalogikan strategi sebagai science.

Science merupakan suatu metode untuk membuktikan kebenaran suatu hipotesis melalui eksperimen. Pun sebuah strategi juga perlu dibuktikan “keampuhannya” pada suatu eksperimen praktikal yang tentu didasarkan pada baik track record, data organisasi hingga kondisi dinamika eksternal.

Buku ini memang tidak memberikan rumus pasti dalam menyusun strategi. Tidak direkomendasikan bagi mereka yang mencari cara mudah dan praktis untuk membuat strategi dari nol. Namun banyak pelajaran dan insights perihal bagaimana menyusun strategi yang baik dan menghindari strategi buruk bagi mereka yang memerlukan revolusi dalam organisasinya.

Jadi, sudah tepat kah strategi organisasi anda?

“Vision without action is a daydream.

Action without vision is a nightmare.

~Japanese proverb

Komentar Anda