Tahun Baru dan Sarung Sang Presiden

Rakyat Indonesia merayakan tahun baru 2017 masehi dengan cara yang berbeda. Hal ini salah satunya ditunjukkan oleh Presiden sebagai representasi rakyat. Presiden Joko Widodo dalam akun sosial resminya merilis foto khas dengan style “merakyat”-nya dengan caption yang cukup bijak. Merayakan tahun baru dirumah saja, itu intinya.

Apa pesan dibalik caption singkat sang Presiden?

Membaca Style Jokowi

Sebagai keturunan Jawa, Jokowi selama dua tahun kepemimpinannya mencoba menawarkan gaya baru dalam memimpin. Terlepas dari isu “boneka”, yang tentu secara rasional tidak ada pemimpin dunia hari ini yang tidak lepas dari kekuatan dibalik layar, Presiden RI ke-7 ini sejak pengangkatannya mencoba berbeda dengan Presiden sebelumnya. Jika Presiden identik dengan wibawa khas yang berbau barat, Jokowi menawarkan pendekatan ke-timur-an seperti kereta kuda kala upacara bendera. Arak – arakan ala jawa juga menyelimuti prosesi kemenangannya diawal. Budaya timur a’la Indonesia yang direpresentasikan dengan budaya (mayoritas) Jawa menjadi tema Jokowi.

Bagaimana dengan budaya suku lain?

Sebagaimana Presiden sebelumnya, Jokowi masih menjaga silaturahmi dengan kunjungan resmi dan yang terbaru adalah dukungannya atas hak hutan adat yang didasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi. Keberpihakan Jokowi pada struktur adat Indonesia mulai terlihat.

Namun apakah semua itu cukup?

Presiden yang dinobatkan sebagai Presiden terbaik se-Asia Australia pada 2016 oleh Bloomberg ini mengundang banyak kontroversi dalam gaya kepemimpinannya.

Sebagaimana stereotip orang Jawa yang woles, kalem dan tidak banyak tingkah, Jokowi menanggapi isu – isu baik lokal, nasional hingga internasional dengan santai dan sederhana. Hal ini tentu dapat melahirkan asumsi dan multi interpretasi di level akar rumput. Namun seperti itulah style seorang Jokowi.

Fashion a’la Jokowi

Masih hangat di ingatan rakyat betapa viralnya jaket hijau yang dikenakan Jokowi kala press release pasca aksi 411 lalu. Rakyat Indonesia seakan mencoba mengalihkan perhatian dari peliknya permasalahan high politics menuju urusan ringan seperti fashion. Hal ini juga berlanjut ketika Jokowi menghadiri Jumatan 212, payung yang melindunginya dari gigitan rintik hujan ikut terkenal. Pun ketika timnas Indonesa sedang berlaga di Piala AFF 2016 walau keok, laptop Jokowi malah memiliki akun sosial media.

Pada 2017 ini Jokowi mencoba memberikan gaya baru, sarungan. Hal ini bisa dimaknai beragam baik sebagai stance seorang Presiden sekaligus pemikirannya. Selama dua tahun kepemimpinannya, rakyat mengetahui bahwa Jokowi memang cenderung mendekat dengan kaum sarungan yang direpresentasikan salah satu ormas Islam, NU. Pun vice versa NU juga nampak menyelimuti kebijakan Jokowi ketika harus berhadapan dengan pandangan umat Islam lainnya. Hal tersebut nampak ketika aksi bela Islam. NU secara ofisial memiliki pandangan berbeda dengan demonstran aksi termasuk MUI yang notabene diketuai oleh kader NU. Hal inilah yang bisa jadi diapresiasi Jokowi dengan cara sarungan di awal 2017.

Mungkin Jokowi hendak memberi pesan bahwa dia tetap setia dengan wong sarunganvice versa.

Atau memang Pak Presiden kehabisan pakaian karena harus di-laundry guna mempersiapkan tahun – tahun dinamis ini.

Kita terus kawal dan doakan yang terbaik bagi bapak Presiden agar mampu membawa kejayaan Indonesia (lagi). Tahun ini butuh kerja yang jauh lebih keras.

Dan siapa lagi yang lebih bekerja keras selain rakyat?

 

“Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin.

Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam.

Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam.

Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.”

~Lantunan doa Ustadz M. Abduh Tuasikal


Sumber gambar : Akun Facebook resmi Presiden Joko Widodo

Komentar Anda